Ikuti 7 Tips Jitu Menangani Rembesan pada Dinding Kamar Mandi Berikut dan Rasakan Efek Menakjubkannya!

Ikuti 7 Tips Jitu Menangani Rembesan pada Dinding Kamar Mandi Berikut dan Rasakan Efek Menakjubkannya!

Kamar mandi merupakan salah satu bagian dari rumah yang bersifat vital namun sering kurang diperhatikan. Padahal keberadaan kamar mandi sangatlah penting, yaitu sebagai tempat membersihkan badan. Jika kamar mandi rusak dan kotor, anda pun tidak bisa membersihkan badan dengan baik. Oleh karena itu, kualitas kamar mandi harus diperhatikan sejak dari awal pembangunannya. Namun jika kamar mandi sudah dibangun dan masih saja, bermasalah maka anda harus menemukan penyebab dan menyelesaikan masalah tersebut. Apakah salah satu masalah yang timbul di kamar mandi anda berupa rembesan pada dindingnya? Nah anda tidak perlu khawatir, karena dalam artikel ini kami akan memberi tahu penyebab dinding kamar mandi merembes dan tips menyelesaikan masalah tersebut dengan mudah. Langsung simak saja penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Mengapa Timbul Rembesan pada Dinding Kamar Mandi?

Kamar mandi memiliki tingkat kelembaban yang tinggi. Oleh karena itu dindingnya rentan mengalami rembes. Untuk bisa mengatasi masalah ini, anda perlu mengetahui beberapa penyebabnya seperti berikut ini.

  1. Instalasi saluran pipa pecah dan bocor
  2. Pemilihan jenis waterproofing yang salah
  3. Pengaplikasian waterproofing tidak benar dan kurang sempurna

Tips Cara Menangani Dinding Kamar Mandi yang Rembes

Jika rembesan pada dinding kamar mandi dibiarkan dan tidak diperbaiki, maka rembesan akan semakin melebar ke bagian belakang dinding. Hal ini menyebabkan kamar mandi dan sekitarnya semakin lembab. Kondisi seperti inilah yang memungkinkan tumbuhnya jamur dan bakteri penyebab penyakit. Nah agar hal tersebut tidak terjadi, anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

  1. Periksa jaringan pipa. Jika ada yang bocor, maka gantilah dengan pipa baru yang kualitasnya lebih bagus atau pindahkan saluran pipa jika perlu.
  2. Tutup lubang di dinding dengan mortar
  3. Pilih waterproofing berbahan semen
  4. Waterproofing harus diaplikasikan sebanyak 2-3 kali dengan pola anyaman. Usapkan lapisan pertama berupa campuran antara waterproofing dan air secara horizontal. Setelah kering, aplikasikan lapisan kedua yaitu waterproofing tanpa campuran secara horizontal. Selanjutnya, lapisi dengan lapisan ketiga berupa campuran waterproofing dan air yang diusapkan secara vertikal. Terahir taburi lapisan dengan pasir setebal 2 mm. Hal ini dilakukan agar pori-pori dinding dapat tertutup rapat. Selain itu, jangan lupa untuk aplikasian bahan ini pada permukaan dinding bagian dalam maupun luar. Untuk pengaplikasian waterproofing yang sempurna, anda dapat menggunakan jasa waterproofing.
  5. Untuk dinding yang akan dipasangi keramik, sebaiknya aplikasikan dengan menggunakan mortar yang telah dicampur weldgrout. Weldgrout ini dapat berfungsi sebagai perekat dan material yang waterproof.
  6. Pengaplikasian nat pada keramik dinding sebaiknya menunggu hingga 3 hari agar kondisi keramik benar-benar kering.
  7. Untuk kamar mandi yang dindingnya akan di cat, sebaiknya gunakan cat yang memiliki spesifikasi waterproof

Itulah ulasan seputar penyebab dan tips menangani rembesan pada dinding kamar mandi. Jika anda membutuhkan tenaga profesional dan berpengalaman dalam menangani masalah ini, jangan ragu untuk menghubungi kami sebagai penyedia jasa waterproofing. Konsultasikan segera melalui call center atau website kami.

COMMENTS